Sebagaimana kegiatan-kegiatan lainnya kegiatan perkantoran
perlu direncanakan, diorganisasikan, digerakkan semua sumber daya yang terlibat
atau dilibatkan, perlu diawasi serta dikendalikan sebaik-baiknya. Dalam
terminologi tidak selalu para ahli memberikan rumusan yang sama.
The Liang Gie (1995:2-4) mengutip beberapa perumusan
pengertian manajemen perkantoran dari para ahli, antara lain sebagai berikut:
Arthur Grager “ Manajemen Perkantoran adalah fungsi tata
penyelenggaraan terhadap komonikasi dan pelayanan waktu dan suatu organisasi”
William Leffingwell & Edwin Robinson “Manajemen
perkantoran sebagai sesuatu fungsi adalah cabang dari seni dan ilmu manajemen
yang berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan perkantoran itu harus dilakukan”.
Hal Nourse “manajemen perkantoran dalam arti lebih luas
dapat mencakup tidak hanya fungsi-fungsi pelayanan perkantoran yang telah
diterima pada umumnya, melainkan juga bidang-bidang mengenai kontrol fungsional
dan pengarahan administratif terhadap kebanyakan pekerjaan kertas dan tulis”.
George Terry “Manajemen perkantoran dapat didefinisikan
sebagai perencanaan, pengendalian, dan pengorganisasian pekerjaan perkantoran,
serta menggerakkan mereka yang melaksanakannya agar mencapai tujuan-tujuan yang
telah ditentukan terlebih dahulu ini bersangkut paut dengan peredaran hidup
data dan keterangan perusahaan dari sejak penciptaannya melalui pemeliharaan,
penyebaran dan penyimpanannya kalau memiliki nilai tetap atau pemusnahannya
kalu using”.
Setelah mengemukakan rumusan dari beberapa ahli, The Liang
Gie kemudian mengemukakan rumusannya mengenai manajemen perkantoran.
Dia mengatakan:
Pada pokoknya manajemen perkantoran modern merupakan
rangkaian aktivitas merencanakan, mengorganisasikan (mengatur dan menyusun),
mengarahkan (memberikan arah dan petunjuk), mengawasi, dan mengendalikan
(melakukan kontrol) sampai menyelenggarakan secara tertib sesuatu hal. Hal atau
sasaran yang terkena oleh rangkaian kegiatan itu pada umumnya ialah office work
(pekerjaan perkantoran)”.
Dari berbagai rumusan mengenai manajemen perkantoran, jelas
yang terkandung di dalambya meliputi rangkaian kegiatan:
- Tata penyelenggaraan;
- Pelaksanaan secara efesien;
- Pengendalian, pengawasan dan pengarahan
- Perencanaan, pengendalian, pengorganisasian, dan
penggerakan.
Oleh karena itu, secara ringkas manajemen perkantoran
sebagai cabang seni dan ilmu manajemen dapat dirumuskan pengertiannya sebagai
rangkaian kegiatan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan
serta pengendalian pekerjaan-pekerjaan perkantoran.
Namun demikian, perlu kita sadari bahwa cakupan kegiatan
perkantoran tidak hanya kegiatan perkantoran tersebut, antara lain misalnya
mengenai pegawai kantor, biaya perkantoran, prosedur dan metode perkantoran,
serta lain-lain.
Perkantoran administrasi dan manajemen umumnya dianggap
sebagai kata-kata sepadan, hal itu misalnya ditegaskan oleh salah satu terbitan
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai berikut:
Istilah-istilah Administrasi dan manajemen makin lama makin
banyak digunakan secara satu arti. Walaupun istilah Administrasi telah
diteranpkan lebih banyak bagi tindakan dalam urusan-urusan negara dan istilah
manajemen lebih banyak pada urusan-urusan perusahaan, pada waktu akhir-akhir
ini terdapat kecendrungan untuk manajemen dipergunakan dalam derajat yang luas
bagi unsur-unsur Negara
Konsepsi tata usaha
sebagai pekerjaan perkantoran yang intinya adalah tugas pelayanan merupakan
rangkaian yang terdiri dari 6 (enam) aktivitas yaitu:
- Menghimpun, yaitu kegiatan-kegiatan yang mencari dan
mengusahakan tersedianya segala keterangan yang tadinya belum ada atau
berserakan dimana-mana sehingga siap untuk dipergunakan bila diperlukan.
- Mencatat, yaitu kegiatan yang berhubungan dengan
berbagai peralatan tulis yang diperlukan sehingga terwujud tulisan yang
mudah dibaca, dikirim dan disimpan, termasuk dengan alat rekam suara atau
film di era modern.
- Mengolah, yaitu bermacam-macam kegiatan mengerjakan
keterangan-keterangan dengan maksud agar mudah untuk digunakan.
- Mengganda, yaitu kegiatan memperbanyak dengan pelbagai
cara dan alat sebanyak jumlah yang diperlukan.
- Mengirim, yaitu kegiatan menyampaikan dengan berbagai
cara dan alat dari satu pihak kepihak lain.
- Menyimpan, yaitu kegiatan menaruh dengan berbagai
cara dan alat ditempat tertentu yang aman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar